Targetkan 10 % Pertumbuhan Wirausahawan Baru

Pelatihan ketrampilan bagi para pelaku usaha maupun industry kecil menengah (UKM/IKM) akan terus dilakukan pemerintah. Hal ini terutama untuk mengejar target pencapaian tumbuhnya pelaku UKM hingga 10 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.

“Dalam waktu 5 tahun hingga 2019 mendatang ditargetkan pertumbuhan wirausahawan-wirausahan baru bisa mencapai hingga 10 persen dari total populasi. Karena itulah pelatihan dalam bentuk bimbingan teknis akan terus dilakukan Kementerian Perindustrian,” kata Ir. Junaedi MM, Kepala Sub Direktorat Industri Pangan, Kimia, dan Bahan Bangunan Kementerian Perindustrian saat menutup Bimbingan Teknis Wirausaha Baru di Hotel Bintang Fajar Yogyakarta, Jumat (13/11) yang lalu.

Ir Junaedi saat menutup pelatihan
Ir Junaedi saat menutup pelatihan

 

Pelatihan usaha
Suasana saat penutupan pelatihan

Pelatihan yang diikuti sekitar 180 pelaku UKM dari seluruh wilayah di DIY itu berlangsung selama 5 hari sejak 9 November 2015. Selama proses pelatihan para peserta memperoleh bimbingan praktek yang langsung ditangani oleh para pakar di bidangnya yang didatangkan langsung dari Jakarta, Bandung, maupun Yogyakarta. Lihat selengkapna pada postingan sebelumnya tentang Ratusan Pelaku UKM Ikuti 5 Hari Pelatihan Usaha.

Dikatakan, target pertumbuhan wirausahawan baru ini sebesar 10 % dari total jumlah penduduk diakuinya bukan pekerjaan mudah. Apalagi jumlah pelaku usaha saat ini baru sebanyak 1,6 % dari total populasi. Dibandingkan Malaysia yang jumlah pelaku usahanya mencapai 5 % atau Singapura 7 % dari jumlah penduduk, maka Indonesia termasuk yang tertinggal di kawasan Asa Tenggara.

Bantuan Usaha Bukan untuk Perorangan

Lebih lanjut dikatakan, program lain yang juga akan digalakkan oleh Kementerian Perindustrian adalah dengan memberikan bantuan usaha guna menstimulasi usaha yang telah berjalan. Namun junaedi mengingatkan bahwa bantuan ini hanya diperuntukkan bagi klompok-kelompok usaha bersama (KUB) dan bukan usaha perorangan.
“KUB ini pun harus berbadan hukum agar bisa menerima bantuan usaha. Hal ini agar bantuan bisa efektif dan tepat sasaran,” tambahnya.

Karena itulah dia berharap agar para peserta pelatihan bisa segera terjun menjadi wirausahawan baru dengan produk yang berkualitas. Setidaknya para peserta bisa menghasilkan produk yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat provinsi. Lihat juga dari pelatihan wirausaha lahirlah aneka produk kreatif.

Peragaan busana karya peserta
Peragaan busana karya peserta

 

Pelatihan wirausaha
Berfoto bersama Bp Junaedi

Acara penutupan pelatihan kewirausahaan juga dimeriahkan dengan menggelar berbagai karya para peserta. Termasuk gelar busana yang dibawakan peserta kelompok Konveksi. Sambil mengenakan busana hasil karyanya masing-masing mereka berlenggak-lenggok layaknya peragawati professional. Tak urung gelak tawa pun sempat membaha di ruang acara saat beberapa peserta tampil lucu dengan gaya mereka.

Add Comment