Salurkan Makanan Bergizi untuk Balita di DIY

Untuk membantu meningkatkan kualitas gizi balita dan anak-anak, anggota DPR RI dari daerah pemilihan DIY H. Ambar Tjahyono SE MM menyalurkan bantuan makanan tambahan gizi di berbagai wilayah di DIY. Makanan bantuan dari Kementerian Kesehatan itu terdiri dari biskuit dan kue dengan kandungan gizi tinggi.

Beberapa daerah yang mendapat bantuan makanan untuk anak itu meliputi Potorono Bantul, Berbah Sleman, dan Semaki Yogyakarta. Sebelumnya, bantuan serupa telah diberikan kepada balita dan anak-anak di Kecamatan Nglipar Gunung Kidul dan Nanggulan Kulon Progo.

Ambar Tjahyono mengharapkan agar bantuan ini dapat membantu merangsang upaya meningkatan gizi anak agar lebih baik lagi. “Masih cukup banyak balita dan anak-anak di DIY yang perlu lebih ditingkatkan lagi asupan gizinya. Sebab asupan yang baik akan menentukan kualitas SDM kita ke depannya yang sangat dibutuhkan untuk pembangunan bangsa,” tegasnya.

Mengutip hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) Tahun 2015 yang dilakukan Kementerian Kesehatan memperlihatkan data yang masih kurang menggembirakan. Pada tahun 2015, balita dengan status gizi buruk tercatat sebanyak 3,8 %. Menurut Ambar, meskipun angka ini lebih baik dibandingkan tahun 2014 yang sebesar 4,7 % namun fakta ini harus terus ditekan serendah mungkin. Apalagi dari 496 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia yang dianalisis, tercatat ada sebanyak 404 Kab/Kota yang masih mempunyai permasalahan gizi yang bersifat Akut-Kronis.

posyandu
Saat di Posyandu Selasih, Bantul

 

bantuan makanan gizi
Posyandu Condrowangsan, Potorono Bntul

“Di sini Posyandu kami selalu melakukan kegiatan rutin. Selain penimbangan balita, juga ada pemeriksaaan kesehatan dengan bantuan dokter Puskesmas dan pemberian makanan gizi tambahan,” kata Ika Noor, Ketua Posyandu Wongsoyudan, Potorono, Bantul saat menerima bantuan biskuit bergizi dari Ambar Tjahyono.

Dia berharap bantuan pemerintah melalui makanan tambahan bergizi dapat secara rutin dilakukan untuk meningkatkan kualitas gizi balita dan anak-anak.

Add Comment