Potensi Lokal Harus Lebih Berdaya Saing

Semua potensi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat perlu lebih digalakkan dan dioptimalkan. Namun yang lebih penting diperhatikan adalah memberikan sentuhan yang lebih kreatif dan inovatif dalam pengembanngannya agar memiliki daya saing yang lebih baik. Apalagi tingkat persaingan usaha saat ini semakin berat sehingga membutuhkan penanganan yang lebih unik.

Demikian dikatakan anggota DPR RI H. Ambar Tjahyono SE MM saat melakukan kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) ke berbagai daerah di DIY. Dalam kunjungan yang dilakukan dari tanggal 6 hingga 11 April 2016 ini Ambar turun dan berdialog dengan berbagai kelompok masyarakat. Diantaranya bertemu dengan masyarakat Dusun Trayu, Ngargosari dan berdialog dengan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Manteb Pegerharjo di Samigaluh Kulon Progo, berdialog dengan para pelaku wisata yang tergabung dalam Wanita Industri Pariwisata Indonesia (WIPI) DIY, serta memberikan bantuan dan menyerahkan piala pada Invitasi Bola Basket tingkat SMTP se-DIY yang diadakan SMA Negeri 6 Yogyakarta.

potensi lokal
Acara Pengajian di Trayu, Kulon Progo

“Ada sangat banyak sumber daya yang ada di lingkungan sekitar kita yang perlu lebih digali dan dioptimalkan secara lebih kreatif. Sumber-sumber inilah yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata anggota dewan dari daerah pemilihan DIY ini. Ragam sumber daya lokal itu diantaranya bahan makanan olahan, pengembangan obyek wisata hingga produk kerajinan. Sumber daya ini memiliki potensi yang unik sebagai produk komersial yang akan mampu mendatangkan keuntungan dan kesejahteraan bagi masyarakat di sekitarnya.

Saat bertemu KUB Manteb, Ambar yang diikuti pengurus Jaringan Ambar Tjahyono (JAT) melihat langsung pemanfaatan mesin pencacah sampah kompos. Alat bantuan pemerintah yang disalurkan melalui Ambar selaku anggota dewan itu sudah mulai berproduksi. Ambar juga mendapat masukan tentang kegiatan kelompok yang semakin dinamis dengan adanya bantuan peralatan tersebut.

Sedangkan di Dusun Trayu Ambar menghadiri acara pengajian Isra Miraj yang diadakan di Mushola Al Ikhlas yang sebelumnya telah mendapat bantuan dana dari Bank BRI. Bantuan sebesar Rp 40 juta itu disalurkan melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Ambar juga berkesempatan menghadiri kegiatan pengajian bersama warga Potorono, Banguntapan, Bantul.

Sementara itu saat berdialog dengan para pelaku wisata anggota (WIPI) DIY, Ambar menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi dari para pelaku wisata dalam mengembangkan sektor pariwisata di Yogyakarta agar memiliki daya saing yang lebih menarik. Bentuk-bentuk wisata konvensional perlu mendapat sentuhan baru dengan nilai tambah (added value) yang lebih menarik. Terlebih dengan makin berkembangnya kemajuan teknologi informasi seperti internet yang bisa dimanfaatkan dalam mengkampanyekan wisata kreatif itu.

Para Anggota WIPI DIY Bergambar Bersama Usai Acara
Para Anggota WIPI DIY Bergambar Bersama Usai Acara

“Meskipun Yogyakarta memiliki banyak sekali obyek wisata yang tak kalah menariknya dibandingkan Bali, namun kita masih kalah jauh. Untuk menjadi seperti Bali, dibutuhkan inovasi kreatif baik dalam menggali jenis obyek wisata maupun dalam pengemasannya,” kata anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat ini. Untuk itu Ambar mendorong perlunya terobosan kreatif dengan menggali dan mengangkat potensi lokal yang ada. Baik menyangkut aspek adat budaya, lingkungan, maupun hasil karya kerajinan untuk oleh-olehnya.

Add Comment