Pelaku UKM DIY Ikuti Pelatihan Kemasan Produk

Pelaku UKM DIY Ikuti Pelatihan Kemasan Produk – Para pengusaha kecil itu terlihat takjub dengan kemajuan teknologi kemasan produk yang begitu inovatif. Bentuk apapun kemasan produk bisa dibuat dengan mudah. Begitu juga bahan ataupun desain kemasan begitu menarik. Tampaknya para pelaku UKM itu tidak membayangkan jika aneka produk bisnis yang sering mereka saksikan di televisi bisa dibuat dengan mudah.

Gak nyangka, ternyata yang membuatnya hanya mesin yang mampu membuat aneka kemasan yang unik,” tutur Umi, pengusaha keripik singkong asal Gunung Kidul. Bersama sekitar 40 pelaku UKM yang berasal dari berbagai daerah di DIY mereka melakukan kunjungan ke Pusat Kemasan UKM yang berlokasi di kawasan Ringroad Barat Yogyakarta, belum lama ini.

Para pelaku usaha dari berbagai jenis produk itu adalah peserta Pelatihan Manajemen Usaha dan Packaging Produk yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Pelatihan selama 2 hari itu difasilitasi oleh anggota DPR RI dari daerah pemilihan DIY, H. Ambar Tjahyono SE MM. Selain mendapat materi di dalam kelas, mereka juga diajak melakukan kunjungan studi ke Pusat Kemasan UKM tersebut.

Pelatihan kemasan Produk untuk UKM
Saat Pembukaan Pelatihan kemasan Produk

 

Kabid Kewirausahaan Deputi SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Anang Rachman (kanan) menyerahkan jaket peserta
Kabid Kewirausahaan Deputi SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Anang Rachman (kanan) menyerahkan jaket peserta

 

Pelatihan kemasan UKM
Penyematan Jaket Peserta oleh Kepala Dinas Perindag Gunung Kidul

Saat studi banding itu para peserta bisa melihat secara langsung proses pembuatan kemasan, dari sejak proses penyusunan konsep, pembuatan desain, pencetakan, hingga tahap uji pasar. Mereka juga baru mengetahui jika jenis kemasan modern sangat variatif, bukan hanya jenis plastik seperti yang mereka kenal selama ini.

“Kemasan produk yang baik itu selain berfungsi untuk identitas diri, juga sebagai media promosi, positioning produk, mengangkat citra produk, serta melindungi isi produk agar lebih higienis dan lebih awet,” kata Ojie dari Pusat Kemasan UKM.

UKM Harus Kuasai Kemasan Produk yang Inovatif

Lemahnya masalah kemasan produk di kalangan UKM juga diakui Hidayat. Menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Gunung Kidul ini dari sekitar 11 ribu pelaku UKM yang ada di Gunung Kidul, sebagian besar produknya tidak bisa masuk super market. “Kami memiliki gerai perjualan bersama di Jakarta juga mengeluhkan soal kemasan produk UKM ini,” katanya saat pembukaan pelatihan.

Saat Kunjungan ke Pusat Kemasan UKM
Saat Kunjungan ke Pusat Kemasan UKM

 

Pelatihan Kemasan
Penyerahan Sertifikat

 

pelatihan kemasan produk
Kompak nih yeee…..

Hal senada juga diungkapkan anggota DPR RI H. Ambar Tjahyono SE MM dan Tatik Ratnawati, Kasie Pembiayaan UKM Dinas Koperasi dan UMKM DIY. “Para pelaku UKM sudah semestinya memahami penting dan strategisnya masalah kemasan produk untuk menunjang penjualan produk agar lebih efektif. Jika kemasannya saja tidak menarik bagaimana konsumen akan tertarik untuk membeli produk kita,” tambah anggota DPR RI dari Komisi VI ini.

Sementara itu Kabid Kewirausahaan Deputi SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Anang Rachman mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah merampungkan draft RUU Kewirausahaan yang akan menjadi payung tunggal dalam pemberdayaan UKM di tanah air. “Selama ini yang mengurus UKM itu banyak sekali. Jika RUU ini diundangkan, maka hanya ada satu instansi saja yang akan mengurus UKM agar tidak terjadi tumpang tindih,” katanya.

Add Comment