Bimtek Wirausaha Baru Dinilai Sangat Bermanfaat

Pelatihan Bimbingan Teknis Wirausaha Baru yang diadakan Kementerian Perindustrian di Yogyakarta akhirnya ditutup Selasa (8/12). Pelatihan itu sendiri telah berlangsung sejak Jumat (4/12) yang terbagi dalam 6 kelompok yang berbeda. Baca tentang Pembukaan Pelatihan. Masing-masing adalah kelompok pelatihan kerajinan berbahan kayu, kelompok pengolahan limbah rumah tangga, pembuatan pakan ternak, pembuatan pakan ikan, makanan olahan berbahan umbi, serta kelompok makanan olahan buah-buahan.

Bimtek Wirausaha Baru
Pre Test Sebelum Pelatihan

“Dengan bekal wawasan dan ketrampilan baru yang diperoleh selama pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usahanya agar lebih maju,” kata Irma Mayangsari, staf ahli DPR RI Komisi VI mewakili Kementerian Perindustrian saat menutup kegiatan pelatihan tersebut. Dia mengharapkan agar semangat kewirausahaan tidak berhenti setelah pelatihan selesai.

Pada acara penutupan itu, peserta pelatihan juga diminta memberikan kesan-kesannya selama mengikuti kegiatan bimtek tersebut. Umumnya mereka menyatakan bahwa pelatihan semacam ini sangat berguna buat mereka yang skala usahanya masih kecil. Mereka juga mengaku memperoleh wawasan dan ketrampilan baru yang belum pernah kami dapatkan sebelumnya.

Namun mereka juga berharap agar pelatihan ini juga tidak berhenti sampai di sini. “Rasanya kalau kami harus membeli sendiri peralatan produksi yang mahal-mahal itu kami belum mampu. Karena itulah kami sangat mengharapkan bantuan lebih lanjut setelah pelatihan ini berupa peralatan maupun tambahan modal yang kami butuhkan,” kata Widodo, salah seorang peserta pelatihan dari kelompok pengolahan limbah rumah tangga.

Selain menyampaikan harapan terhadap adanya bantuan lanjutan pasca pelatihan, para pelaku IKM tersebut juga berharap prosedur untuk memperoleh bantuan peralatan usaha, terutama dari bantuan hibah agar lebih dipermudah. Adanya peraturan pemerintah yang mensyaratkan legalitas hukum bagi pelaku UKM/IKM yang akan memperoleh bantuan hibah hendaknya ditinjau kembali agar tidak malah menghambat program pembinaan dan pengembangan usaha kecil.

Sebagai bentuk nyata hasil pelatihan juga dipajang produk karya para peserta. Tampak beberapa produk kerajinan dengan finishing batik dan antic dari kelompok kerajinan kayu, produk pelet ikan dalam bungkus plastik, serta aneka makanan ringan dalam kemasan plastik maupun toples lengkap dengan label stikernya.

Add Comment